"Punya anak cewek itu lebih banyak enaknya, tau!" kalimat itu yang sering saya dengar dari ibu-ibu yang sudah lebih banyak pengalaman mengurus anak. Saya hanya bisa tersenyum jika ada yang berkata begitu. Bukannya tidak mau menanggapi atau tidak peduli, tapi pengalamanku bisa dibilang secuil dalam mengurus anak, putri pertamaku saja baru berumur 2 tahun, itu berarti baru selama itulah aku merasakan menjadi seorang ibu muda.
Mereka biasa melanjutkan obrolannya dengan "Anak cewek kan lebih gampang ngurusnya, kalau cowok tuh lebih repot karena makan dan minumnya lebih rakus, jadi harus lebih sering bikinin susu dan nyiapin makan. Belum lagi tingkah polahnya, ampuuun deh...lebih aktif, bisa lari sana sini, naik-naik jendela, ngacak-acak barang sampe sering rusak, kaya ga ada capeknya. Kita kan jadi perlu energi extra ngedampinginnya"
Yang lain menambahkan "Anak cewek kan emang lebih cantik dan lucu, liat aja perlengkapan bayinya apalagi baju-bajunya, wah so sweet banget kan. Ga kaya bajunya anak cowok, paling-paling cuma kaos atau kemeja atasan ama bawahannya celana, ga banyak variasi jadi kadang bikin bosen"
Dan banyak lagi komentar-komentar lain yang membuatku lagi-lagi hanya bisa setia mendengarkan, habis kalau mau ikut menambahi takut malah salah.
Sedangkan bagiku sendiri juga suami, kami tak pernah merasa kecewa atau sebaliknya karena mendapatkan seorang bayi perempuan.
Laki-laki ataupun perempuan kami akan tetap mengucap syukur yang sama besarnya.
Laki-laki ataupun perempuan kami akan merasa sama ikhlas dalam merawatnya.
Laki-laki ataupun perempuan kami akan tetap merasa sama repot dan serunya karena ini adalah pengalaman pertama kami mempunyai seorang bayi.
Laki-laki ataupun perempuan kami akan tetap merasa sangat bahagia karena ternyata Allah mempercayakan kami untuk mengasuh titipanNYA yang sangat berharga.
Kinantia Putri Mandalawangi. Alhamdulillah lahir dalam keadaan sehat dan lengkap. Dengan berat 3kg dan panjang 49cm. Kulitnya putih bersih, bulu matanya tipis lentik, bibirnya sangat mungil tapi hidungnya besar, rambutnya halus sedikit ikal. Dengan tangisan kerasnya ia biasa membangunkan Uti di tengah malam, minta digantikan popok sekaligus menuntut jatah minum pada Bunda. Meski perempuan, toh kebutuhan ASI Kinan termasuk sangat rajin dan juga rakus. Membuat Bunda juga lahap makan apa saja sebagai stok penghasil ASI. Kinan pun semakin hari semakin menggemaskan.
Dan seiring pertumbuhannya ia menjadi anak yang lucu, aktif, ceria dan senantiasa memberikan pengalaman baru bagi kami orang tuanya. Banyak cerita bahagia, unik, panik, ataupun khawatir, terkadang juga kami dibuat capek dan jengkel karena tingkahnya. Tapi apapun yang kami alami, sampai esok yang tak terbatas kami akan tetap semangat melalui hari-hari untuk mendidik dan mengiringi tumbuh kembang putri tercinta. Tak peduli mungkin akan ada banyak lagi susah dan payah yang harus kami lalui, karena kami juga yakin akan ada lebih banyak tawa dan kebahagiaan pula yang pasti terjadi.
Tak henti rasanya ingin ku ucap syukur karena Allah berkenan menganugrahi kami seorang putri kecil yang sangat membahagiakan orang tuanya dan semua keluarga terutama kakek neneknya juga uti dan eyangnya.
Laki-laki ataupun perempuan kami akan tetap mengucap syukur yang sama besarnya.
Laki-laki ataupun perempuan kami akan merasa sama ikhlas dalam merawatnya.
Laki-laki ataupun perempuan kami akan tetap merasa sama repot dan serunya karena ini adalah pengalaman pertama kami mempunyai seorang bayi.
Laki-laki ataupun perempuan kami akan tetap merasa sangat bahagia karena ternyata Allah mempercayakan kami untuk mengasuh titipanNYA yang sangat berharga.
Kinantia Putri Mandalawangi. Alhamdulillah lahir dalam keadaan sehat dan lengkap. Dengan berat 3kg dan panjang 49cm. Kulitnya putih bersih, bulu matanya tipis lentik, bibirnya sangat mungil tapi hidungnya besar, rambutnya halus sedikit ikal. Dengan tangisan kerasnya ia biasa membangunkan Uti di tengah malam, minta digantikan popok sekaligus menuntut jatah minum pada Bunda. Meski perempuan, toh kebutuhan ASI Kinan termasuk sangat rajin dan juga rakus. Membuat Bunda juga lahap makan apa saja sebagai stok penghasil ASI. Kinan pun semakin hari semakin menggemaskan.
Dan seiring pertumbuhannya ia menjadi anak yang lucu, aktif, ceria dan senantiasa memberikan pengalaman baru bagi kami orang tuanya. Banyak cerita bahagia, unik, panik, ataupun khawatir, terkadang juga kami dibuat capek dan jengkel karena tingkahnya. Tapi apapun yang kami alami, sampai esok yang tak terbatas kami akan tetap semangat melalui hari-hari untuk mendidik dan mengiringi tumbuh kembang putri tercinta. Tak peduli mungkin akan ada banyak lagi susah dan payah yang harus kami lalui, karena kami juga yakin akan ada lebih banyak tawa dan kebahagiaan pula yang pasti terjadi.
Tak henti rasanya ingin ku ucap syukur karena Allah berkenan menganugrahi kami seorang putri kecil yang sangat membahagiakan orang tuanya dan semua keluarga terutama kakek neneknya juga uti dan eyangnya.
Ya...kami memang terlalu bersyukur atas hadiah terindah ini.
Alhamdulillahi Rabbil 'Alamiiiiin ya Allah.
Alhamdulillahi Rabbil 'Alamiiiiin ya Allah.
b
like this
BalasHapuslike this juga..ahh jadi fans nya kinan:)
BalasHapus